Assalamu'alaikum, hai.. Tadinya hari ini saya berencana membuat celengan untuk Zizi. Tetapi, karena esok kami harus berangkat ke Teminabuan, maka hari ini saya bersiap-siap untuk kepindahan tersebut. Sedikit merapikan rumah serta meletakkan baju-baju bersih ke lemari adalah rencana utama saya. Tapi begitulah, manusia hanya bisa berencana. Tetangga sebelah tiba-tiba memberikan ikan bandeng, sementara saya tidak memiliki stok bumbu-bumbu, sengaja tidak membeli karena akan pergi. Saya pun mengajak suami untuk pergi membeli bumbu yang diperlukan. Ternyata, pak suami telah memiliki rencana untuk pergi ke toko bangunan. Oke deh, sekali jalan saja kalau begitu. Tak tahunya, toko bangunan tersebut juga menjual perlengkapan rumah tangga. Zizi mengajak saya ke bagian perlengkapan rumah tangga tersebut, yang letaknya di lantai 2, karena dia tertarik melihat balon berbentuk angsa. Sampai di sana, setelah melihat balon yang dimaksud, saya mengajak Zizi berkeliling sekadar untuk window shopp...
Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini saya dan Zizi bermain peran sebagai penjual dan pembeli. Kali ini Zizi yang menjadi koki dan saya yang membeli makanan serta minuman. Kebetulan Zizi memiliki mainan berupa kue-kue, yang kami gunakan untuk pwrmainan ini. Jus, sebagai menu minuman, divisualisasikan melalui balok mainan yang disusun di dalam gelas. Kali ini, tidak ada uang yang digunakan. Kami hanya membicarakan saja tentang nilai mata uangnya, misalnya lima ribu atau sepuluh ribu. Alhamdulillah, Zizi menikmati permainan ini. #Harike9 #KuliahBunsayIIP #Tantangan10Hari #Level8 #RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari #CerdasFinansial Thanks for reading, wassalamu'alaikum..^^