Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2018

Belajar Adab Makan Bersama Nussa dan Rara

Assalamu'alaikum, hai.. Sekarang, alhamdulillah Zizi dan Thariq punya alternatif tontonan yang oke punya : Nussa Rara. Sepengetahuan kami, sudah ada 3 episode yang diunggah. Salah satu episodenya membahas tentang adab makan dan berbeda dengan 2 episode lainnya, di episode ini ada lagunya. Liriknya tentu saja tentang adab makan. Dengan irama yang enak, lagu ini asik banget dinyanyikan berulang. Nggak hanya Zizi, Thariq pun ikut antusias dengan lagunya. Ekspresi wajahnya menunjukkan tanda suka.  Lagu ini pula yang jadi trending topic kami. Kadang sambil saya menyapu, saya menyenandungkannya. Kadang ketika Zizi makan sambil berdiri, ayahnya mengingatkannya melalui lagu ini. Kemarin sampai saya dan suami berpikir, masyaaAllah betapa banyakk pahala orang-orang yang bikin Nussa Rara ini yaa. #Harike11 #Tantangan10Hari #GameLevel4 #GayaBelajar #KuliahBunSayIIP Thanks for reading , wassalamu'alaikum..^^

Terharu Saat Melihat Film #Zizi

Assalamu'alaikum, hai.. Kata mbah uti, Zizi ini persis jaman saya masih kecil : gampang nangis yaaa kalo saya sih sampe sekarang masih gampang nangis juga sih..hehe  Disenggol teman, nangis. Rebutan mainan, nangis. Pinjem mainan teman dan ndak dipinjemin, nangis. Kalo kata tetangga sebelah, hatinya Zizi ini ibarat kaca, nggak bisa digores tanpa menimbulkan luka. Cieeeilahh.. Hahahaa. Nah itu efek negatifnya ya. Efek positifnya, alhamdulillah dia lebih mudah berempati. Kalau pas situasi hatinya oke, dia mudah diajak berbagi. Diberi gambaran tentang anak-anak yang kekurangan makan, kemudian diarahkan untuk bersyukur kepada Allah terhadap makanan yang ada, dia juga lebih mudah melakukan. Alhamdulillah.. Ngomong-ngomong tentang berempati, Zizi kalau pas konsentrasi tinggi, juga mudah berempati pada tokoh di film yang ditontonnya. Salah satunya terjadi kemarin, kerika dia melihat film Tayo. Di situ dikisahkan ada tokoh perempuan yang mainannya hilang. Rupanya mainannya yang hil...

Menghafal Surat-Surat Pendek melalui Video Animasi

Hai, assalamu'alaikum.. Masih di Game Level 4 Kuliah Bunda Sayang IIP. Alhamdulillah hari ini kami kedatangan televisi. Hehehe. Setelah sekian hari anak-anak beberapa kali "nunut" lihat tv di tetangga sebelah, akhirnyaaa bisa lihat tv di rumah sendiri. Tetapi, tv nya masih belum bisa digunakan untuk melihat channel macam RCTI, TVONE, MNCTV, dll karena masih belum ada antena. Karena pak suami sudah mengunduh beberapa file yang oke, yuk ahh Zi kita nonton tv. Hehehe.. Saya lalu memainkan video murottal beranimasi. Zizi melihat dan alhamdulillah sedikit-sedikit mengikuti bacaannya. Alhamdulillah, ingatan Zizi masih bagus mengingat sudah sekitar sebulan dia tidak lagi intensif berinteraksi dengan Al Qur'an. Barokallahu fiikum, Nduk. Satu juz usai didengarkan, lalu dia meminta melihat Tayo. Oke deh, itung2 refreshing . #HariKe9 #Tantangan10hari #GameLevel4 #GayaBelajar #KuliahBunsayIIP Thanks for reading , wassalamu'alaikum..^^

Yuk, Belajar Adab Mengaji

Hai, assalamu'alaikum.. Alhamdulillah, sudah masuk di hari ke 8 Game Level 4 Kuliah Bunda Sayang IIP. Hari ini, saya mengajak Zizi belajar tentang adab mengaji melalui salah satu buku terbitan Pustaka RMA yang berjudul Aku Suka Mengaji karya Fatimah Azzahra. Bersama-sama, kami asyik membaca buku tersebut. Saya membacakan isinya dan kadang Zizi menginterupsi dengan bertanya ini dan itu. "Ini namanya siapa, Buk?" "Kucingnya ikut mengaji ya, Buk." "Burungnya begini, Buk." (Sambil menirukan ekspresi burung di buku) 😂 Usai membaca buku, ada lembar aktivitas yang bisa dilakukan. Saya pun mengambil spidol boardmarker lalu meminta Zizi untuk mengerjakannya. Aktivitasnya berupa memilih mana yang seharusnya dilakukan. Misalnya, sebelum mengaji apa yang harus dilakukan? Lalu sebagai pilihan jawaban ada gambar tokoh yang berwudhu dan tokoh yang mengambil mainan. Saya memginstruksikan pada Zizi untuk memberikan tanda cawang (✓). Alhamdulillah...

Membantu Ibu Memetik Kangkung

Assalamu'alaikum, hai... Masih di tantangan Game Level 4 Kuliah Bunda Sayang IIP. Alhamdulillah, hari ini masuk hari ke-7. Seperti biasa, usai sarapan, Zizi bermain bersama teman di rumah sebelah. Kesempatan bagi saya untuk menidurkan Thariq. Karena memang sudah masuk jam tidurnya, Thariq pun tidur dengan nyenyak. Saya segera menggelar koran untuk alas memetik kangkung. Tak berapa lama, Zizi dan Ika (temannya Zizi) datang ke rumah. Lalu, mereka pun asyik "membantu" saya. Mula-mula, mereka hanya memegang-megang kangkung. Selanjutnya, mereka mulai ikut memetiknya. Oke lah, sekalian tangannya latihan pra tulis yaa. Hehehe. Puas memetik, Zizi dan Ika bermain peran. Mereka berpura-pura mempunyai kucing. Mereka tidur, kucingnya ikut tidur, dan sebaliknya. Lalu, Ika pamit untuk minum susu. Tidak kunjung kembali, Zizi pun menyusul Ika. Rupanya Ika sudah bersiap tidur siang. Zizi pun pulang sambil berteriak, "Besok main lagi yaaa." Selesai bermain, beres...

Lompat-Lompat ala Kangguru

Assalamu'alaikum, hai.. Kemarin, saya menggunting kemasan kardus bekas biskuit adek Thariq. Di kemasan tersebut, ada beberapa gambar hewan yang sengaja dibuat untuk dapat dimainkan, yaitu kangguru, monyet, gajah, badak, dan singa. Karena adek Thariq masih kecil, saya lalu memberikan gambar hewan kecil-kecil itu kepada Zizi. Zizi mengamati gambar hewan-hewan itu. Ada beberapa yang dia sudah tau, yaitu monyet, gajah, dan singa. Gambar hewan badak dikira kerbau oleh Zizi. Ketika melihat gambar hewan kangguru, dia tidak bisa menebak apa nama hewan itu. Zizi : "Ini apa, Buk?" Ibuk : "Ini namanya kangguru. Apa, Zi?" (Saya meminta Zizi menyebut ulang namanya) Zizi : "Kangguru." Ibuk : "Kangguru itu punya kantong seperti Doraemon." Zizi : "Doraemon?" Ibuk : "Iya. Kalau Doraemon kantongnya di perut, kalau kangguru kantongnya agak ke atas sedikit." (Sambil saya menggambar bentuk kantong di perut Zizi" ...

Belajar Angka dengan Kartu My Little Pony

Assalamu'alaikum, hai... Wah, sudah masuk hari ke-5 di Game Level 4 Kelas Bunda Sayang IIP. Dua hari yang lalu, Zizi mendapat kartu dari temannya. Kartu yang jaman saya SD dulu sudah ada, entah namanya apa. Kartu ini memiliki dua gambar berbeda di setiap sisinya. Biasanya, ada gambar karakter tokoh yang sedang hits di jamannya di sisi satu, lalu ada semacam gambar latar belakang saja di sisi lain. Setiap kartu memiliki gambar karakter yang berbeda-beda, sedangkan gambar latar belakangnya sama. Di jaman saya SD dulu, teman-teman laki-laki biasanya akan memainkannya dengan cara satu kartu ditempelkan di tangannya, kemudian mereka toss dengan temannya yang juga menempelkan satu kartu di tangannya. Ketika tangan masing-masing bergerak menjauh usai toss, kartu akan melayang terbang lalu jatuh ke tanah. Di sinilah pemenang ditentukan. Biasanya, pemain yang gambar pada kartunya menghadap ke atas adalah pemenangnya. Kartu pemberian teman Zizi ini bergambar karakter My Little P...

Alhamdulillah, Banyak Teman Baru

Assalamu'alaikum, hai... Kemarin kami sekeluarga diundang ke acara syukuran atas pindahan ke rumah baru. Lokasi acaranya dekaaatt sekali dengan rumah kami, hanya terpaut 3 rumah dan masih sekomplek dengan kami. Acara dimulai pukul 13.00, akan tetapi sejak pukul 10.00 rumahnya sudah cukup ramai untuk persiapan.  Zizi sangat senang saat kami memberitahukan padanya bahwa akan ada acara di rumah tetangga. Dia tak sabar untuk segera keluar rumah walaupun acara masih belum dimulai. Secara pribadi, saya dan ayahnya memiliki praduga awal bahwa Zizi adalah anak yang supel alias mudah bergaul. Di beberapa kesempatan, ia terlihat mudah akrab dengan teman baru. Ketika temannya tidak terlalu antusias bermain dengannya pun, Zizi masih akan terus beraktivitas di sekitar temannya itu. Acara syukuran dimulai. Seperti yang sudah-sudah, begitu sampai di lokasi, Zizi langsung mendekati anak-anak kecil. Tak berapa lama, ia sudah asyik bermain bersama mereka. Bergerak ke sana kemari sambil se...

Setrika Uap atau Setrika Asap? :)

Assalamu'alaikum, hai... Mau menuliskan pengalaman hari ke 3 pengamatan gaya belajar Zizi nih. Kemarin, pagi-pagi sebelum ke kantor, ayah menyetrika baju. Zizi yang sudah bangun langsung ikut mendampingi. Ayah pun memperlihatkan uap yang keluar dari setrikanya. Zizi : "Wah, Ayah, ada asap." Ayah : "Bukan asap, Zi, itu uap." Zizi : "Uap? Tapi seperti asap." Ayah : "Iya, seperti asap, tapi berbeda." Ayah pun melanjutkan kegiatannya. Zizi nampak ingin melihat lebih dekat setrika itu. Ayah segera mengingatkannya untuj menjauh sedikit karena ada potensi bahaya terkena setrika yang panas. Saat digunakan, terdengar bunyi "cessss", serupa dengan suara yang terdengar ketika bis atau truk direm. Zizi : "Wah, suaranya seperti bus." Saya yang sedari tadi hanya diam mengamati sambil menyusui adek Thariq tidak bisa tidak tertawa mendengar komentarnya karena saya pun setuju dengan apa yang dikatakan Ziz...