Assalamu'alaikum, hai.. Makan sendiri adalah, barangkali, aktivitas yang tidak disukai Zizi. Pun bagi saya dan ayahnya sebagai pihak yang memberinya makan. Setiap hari kami hampir selalu mengomel setiap kali menemani Zizi makan. 😅 "Zi, dikunyah.." "Zi, ayo cepetan.." "Zi, ndak habis ndak ada kue lo yaaa.." Beragam cara, yang kami tahu, sudah kami lakukan untuk membuatnya mau berusaha menghabiskan makanannya. Mulai dari iming-iming hadiah berupa susu dan aneka camilan (donat, es krim, kripik, you named it), sounding setiap hari, baca buku atau pun menceritakan tentang pentingnya makan, sampaii ancaman (hahahaa..jangan ditiru yaaa). Tapi progres pembelajarannya berjalan lambat sekali. Pernah suatu kali, saya dan ayahnya menceritakan tentang kondisi kelaparan di daerah Afrika. Saking ndak ada makanan untuk dimakan, para ibu membuat kudapan istimewa untuk anak-anaknya, yaitu biskuit yang terbuat dari tanah. Iya, tanah digali kemudian ...