Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Biskuit dari Tanah

Assalamu'alaikum, hai.. Makan sendiri adalah, barangkali, aktivitas yang tidak disukai Zizi. Pun bagi saya dan ayahnya sebagai pihak yang memberinya makan. Setiap hari kami hampir selalu mengomel setiap kali menemani Zizi makan. 😅 "Zi, dikunyah.." "Zi, ayo cepetan.." "Zi, ndak habis ndak ada kue lo yaaa.." Beragam cara, yang kami tahu, sudah kami lakukan untuk membuatnya mau berusaha menghabiskan makanannya. Mulai dari iming-iming hadiah berupa susu dan aneka camilan (donat, es krim, kripik, you named it), sounding setiap hari, baca buku atau pun menceritakan tentang pentingnya makan, sampaii ancaman (hahahaa..jangan ditiru yaaa). Tapi progres pembelajarannya berjalan lambat sekali. Pernah suatu kali, saya dan ayahnya menceritakan tentang kondisi kelaparan di daerah Afrika. Saking ndak ada makanan untuk dimakan, para ibu membuat kudapan istimewa untuk anak-anaknya, yaitu biskuit yang terbuat dari tanah. Iya, tanah digali kemudian ...

Rejeki Nggak Melulu Soal Materi

Assalamu'alaikum, hai.. Persediaan telur habis. Begitupun tempe, lauk wajib di rumah kami. Maka, pagi-pagi pun saya sudah keluar komplek untuk menghentikan tukang sayur keliling. Lama saya berdiri di pinggir jalan, tak satupun penjual lewat. Apa mungkin di sini para penjual sayur keliling libur di hari Ahad ya? Hmm, penting untuk ditanyakan kepada pak penjual langganan besok. Hehe. Karena tidak ada lauk sama sekali, saya pun mengajak suami untuk membeli telur di toko dekat rumah. Ternyata, pak suami punya ide lain. Komplek kami berdekatan dengan salah satu warung yang menyajikan aneka menu ayam cepat saji. Berhubung tidak ada lauk dan kami belum pernah beli di warung tersebut, maka suami berpikir bahwa inilah saat yang tepat untuk mencoba. Thariq sedang tidur sehingga yang pergi membeli ayam adalah saya dan Zizi. Tiba di warung, Zizi senang sekali karena rupanya ada area bermain anak. Area ini bahkan lebih luas daripada di KFC. Beralaskan plastik empuk warna kuning dan...

Yeayy, Celengannya Ketemu

Assalamu'alaikum, hai.. Karena habis pindahan, kondisi rumah masih seperti kapal pecah. Apalagi di rumah yang baru tidak ada perkakas sama sekali, baik meja maupun rak. Alhasil, kardus-kardus pindahan masih memenuhi rumah. Sebagian besar masih terisi barang-barang. Saya sih sudah membiasakan diri dengan kondisi ini. Mau bagaimana lagi yakan. Daripada kita sibuk beres-beres tapi ujung-ujungnya masih taro sana sini karena belum ada meja ataupun rak yaweslah seloww dulu. Hehe. Walo demikian, karena barang-barang yang dibawa dari Manokwari juga tidak begitu banyak, saya masih ingat dimana letak barang ini dan barang itu. Dan untuk mengurangi kesemrawutan kondisi ini, beberapa mainan anak-anak sengaja tidak saya keluarkan. Hehehe.. Tapi yang namanya anak-anak, daya ingin tahu dan jelajah mereka masih tinggi. Begitupun Zizi. Semalam, dia membongkar salah satu kardus pindahan. Sebenarnya ndak niat mencari barang sih kayaknya, hanya untuk memuaskan keingintahuannya saja. Tetapi da...

Dua Ribu dan Lima Ribu

Assalamu'alaikum, hai.. Semalam, Zizi mengajak saya bermain peran sebagai penjual dan pembeli. Saya sebagai penjual, Zizi dan Thariq sebagai pembeli. Demi memaksimalkan perannya bahkan dia minta ijin untuk memakai tas saya. Hahaha. Sayang kemarin tidak sempat saya dokumentasikan. Benda yang diperjualbelikan adalah bola. Karena Thariq secara tidak sengaja menemukan uang pecahan kecil kembalian saat saya berbelanja, maka kami pun bermain dengan menggunakan uang betulan. Itung-itung untuk memperkenalkan Zizi pada uang. Zizi : Ayo, Nak, kita ke mall. Kita naik lift dulu ya. (Si adek pun ikut saja di samping mbaknya) Zizi : Mau beli bola ini. Ibu : Oiya, itu harganya sepuluh ribu. Zizi : Ini uangnya (sambil menyerahkan kepada saya satu lembar uang dua ribu rupiah) Ibu : Sebentar. Coba ke sini. Ini angka berapa? Zizi : Enol dua (Zizi kadang masih sering keliru membedakan antara arah membaca angkaserta huruf alfabet dan huruf hijaiyah) Ibu : Dibaca dari kiri, Zi. In...

Delayed Gratification #1

Assalamu'alaikum, hai.. Saya kutip dari thirtyhandmadedays .com, salah satu hal penting tentang pengelolaan uang yang perlu diajarkan kepada anak di rentang usia 3 sampai 5 tahun adalah kemampuan untuk menunda sesuatu yang mereka inginkan. Istilah lainnya adalah delayed gratification , yang biasanya dikisahkan dengan penelitian marshmallow. Menurut penelitian tersebut, anak-anak yang dapat menahan keinginan untuk makan marshmallow (yang dalam hal ini berarti mereka juga mampu menunda kesenangan) akan memiliki kehidupan yang lebih baik di masa remaja dan dewasanya daripada anak-anak yang tidak bisa menahan keinginannya. Jadiii, yuk mari kita latihkan ke Zizi. Hehe. Eksperimen pertama terjadi sekitar 2 pekan yang lalu. Malam-malam, Zizi ingin makan es krim. Karena sudah mendekati waktu tidur (meminimalisir asupan gula supaya lebih cepat istirahat) dan karena saya sudah mengantuk hehe , maka saya bernegosiasi dengan Zizi. Ibu : Besok pagi saja es krimnya ya. Zizi : Mau seka...

Bintang Keluarga

Assalamu'alaikum, hai.. Bermain peran, bercanda bersama teman, bernyanyi adalah beberapa hal yang membuat mata Zizi berbinar. Pendek kata, dia adalah seorang yang senang bergaul dengan lingkungan sekitar. Akan tetapi, Zizi masih belum terlalu matang secara emosional. Ketika bertengkar dengan teman, misalnya, dia cenderung akan menangis. Melalui pengamatan dalam tantangan ini, sepertinya aktivitas role play harus ditambahkan untuk membantu Zizi luwes dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. #AliranRasa #Tantangan10Hari #Level7 #KuliahBunsayIIP #SemuaBintang

Family Gathering

Assalamu'alaikum, hai.. Alhamdulillah hari ini kami mengikuti acara family gathering kantor ayah. Acaranya dilaksanakan di pantai yang masyaaAllah baguss sekali. Pantai Sau Abass atau Pantai Abassi, namanya. Salah satu karyawan adalah warga yang bermukim di sekitar pantai sehingga pantai dapat disterilkan dari pengunjung. Yeayyy, berasa punya pantai pribadi. Salah satu acara famgath adalah lomba anak-anak, suami-istri, serta team work. Alhamdulillah, Zizi berhsil menang di lomba makan kerupuk. Hehehe. Dia mendapatkan hadiah berupa aneka makanan ringan. Mengetahui adiknya tidak mungkin dapat hadiah, karena tidak ikut lomba, Zizi bersedia membagikan beberapa jajanan miliknya. Alhamdulillah, terimakasih, Mbak Zizi.. #HariKe10 #Tantangan10Hari #Level7 #KuliahBunsayIIP #SemuaBintang Thanks for reading , wassalamu'alaikum..^^

Bikin Heboh di Kantor Ayah

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini ada arisan di kantor ayah. Arisan yang bikin agak mewek dikit karena terakhir kalinya bergabung di kantor Manokwari, bulan depan insyaaAllah sudah di Sorong. Meski arisan, jarang ada forum formal di sini. Jadi kalau saya bilang pada Zizi bahwa akan ada arisan, pasti matanya oangsung berbinar karena di sini dia bisa bertemu dengan teman-temannya, bisa main nersama, bisa rebutan, dan makan-makan.Hehehe.. Usai acara makan-makan, sebagian besar anak-anak berkumpul di ruangan GPPP. Lalu ada salah satu anak yang melihat Nussa Rara di episode Bulan Hijriyah. Tak butuh berapa lama, kompak sekali anak-anak menyanyi bersama. Tiga hal yang membuat mata Zizi berbinar : berkumpul bersama teman, menyanyi, dan Nussa Rara. Hehehe hebohlah mereka. Alhamdulillah sedari kecil Zizi (dan Thariq) cukup baik dalam menirukan lagu, baik dari segi lirik, nada, maupun temponya. Hal ini juga yang menjadi salah satu alasan ayahnya dan saya untuk memasukka...

Mengaji di Kantor Ayah

Assalamu'alaikum, hai.. Setiap hari Senin sampai Kamis, ba'da Ashar, ada kegiatan mengaji di musholla kantor suami. Yang ngaji para nak kanak, ada yang masih Iqra' ada pula yang sudah membaca Al Qur'an. Zizi tentu saja masih Iqra', tetapi dia selalu semangat pergi karena di sinilah salah satu kesempatannya bertemu dengan teman-temannya. Ngajinya sebentar, mainnya yang lama. Hehehe. Di kesempatan ini pula, Zizi memanfaatkannya untuk njajan di koperasi kantor. Ada banyak jajanan untuk anak-anak, susu, jus, serta coklat yang tentu saja disukai anak kecil. Biasanya kalau sudah mengaji, Zizi akan minta jatah. Hehehe. Sore ini, Zizi mengajak temannya ke koperasi tersebut. Seperti biasa, ayah selalu menemaninya karena seperti yang kita tahu, transaksi jual beli harus dilakukan oleh orang yang sudah baligh. Kembali dari koperasi, dia dan temannya sudah membawa Momogi. Setengah berlari dia menghampiri saya kemudian meminta tolong kepada saya untuk membukakan jajanny...

Yeay, ke Pantai Lagi

Assalamu'alaikum, hai.. Akhir pekan yang tak terlupakan. Lagi-lagi ke pantai sih, tetapi kali ini bersama tetangga tersayang nan sholeh sholehah. Hehehe. Kami berangkat pagi-pagi sekali, pukul 7. Pantai masi sepiii dan tenang. Tanpa menunggu lama, kami segera menuju laut. Sayang Thariq tidak mau mandi, mungkin terlalu dingin. Jadinya Zizi ditemani oleh Pak dan Bu Iful ketika di laut. 😁 Thanks a lot, Bu Iful.. Kalau sudah main air, hmmm jangan ditanya senangnya. Suenenggg banget. Tetapi sayang sampai sekarang Zizi masih belum terlalu suka kepalanya basah. Jadi kalau main nyelam-nyelam gitu dia pasti harus dibujuk ini dan itu. Entah, mungkin trauma pas dulu waktu masih kecil pernah saya mandikan dengan air dingin secara paksa. Maaf, ya, Nduk.. Alhamdulillah, senangnyaa bisa menikmati alam ciptaan Yang Maha Kuasa. CiptaanNya saja begitu indah, apalagi Yang Mencipta. 😊 #HariKe7 #Tantangan10Hari #Level7 #KuliahBunsayIIP #SemuaBintang Thanks for reading , w...

Berbagi itu Menyenangkan

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini ibu-ibu Dharma Wanita melaksanakan kegiatan Sedekah Jumat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Masjid Fasharkan, Manokwari. Seperti biasa, Zizi menyambut acara ini dengan suka cita karena lagi-lagi dia berkesempatan bermain bersama teman-temannya. Apalagi usai kegiatan, ada acara makan siang bersama di kompleks Borasi. Alhamdulillah makin ke sini adaptasi Zizi semakin oke. Sudah lebih nyaman bermain bersama teman-temannya. Yahh, satu dua kali rebutan kan memang biasa, namanya juga bocah. Tapi sedihnya, kami akan pindah domisili lagi, yang berarti adaptasi dengan teman baru lagi. Hehehe. Ndak apa-apa ya, Zi.. InsyaaAllah tambah teman dan tambah saudara.. #HariKe6 #Tantangan10Hari #Level7 #KuliahBunsayIIP #SemuaBintang

Menggambar Bunga

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini Zizi minta menggambar setelah melihat adiknya memegang spidol. Seperti biasa, Zizi sudah kepingin merebut spidolnya. Tak mau kalah, saya pun mengingatkannya agar bersabar. Alhamdulillah dia menurut. Tak lama, adik menemukan mainan baru. Spidol pun pindah tangan. Kali ini Zizi menggambar bunga matahari. Tak lupa dua daun dia gambarkan pula di batang bunganya. Berikutnya, Zizi menggambar dua bunga matahari lagi yang lebih kecil. Zizi : Ini masih kecil ngelihat ke ibuknya. Ibu : Oo, yang besar ibuknya? Zizi : Iya.. Kalau yang ini ngelihat ke matahari. Kalau diingat-ingat, diperlukan usaha ekstra untuk mendorong Zizi mau menggambar sendiri. Biasanya dia akan memaksa saya atau ayahnya untuk menggambarkan sesuatu, lalu dia yang mewarnai gambar tersebut. Dia bersikeras bahwa hasilnya akan jelek kalau dia yang menggambar. Hehehe. Tetapi alhamdulillah akhir-akhir ini dia sudah mau menggambar sendiri. Good job, Zi. #HariKe5 #Tantangan10Hari #...