Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Matematika? Siapa Takut #harike10

Assalamu'alaikum, hai.. Setelah sebelumnya belajar angka satu sampai enam, kali ini saya menambahkan angka tujuh dan delapan. Seperti sebelumnya, saya berjuang menahan diri untuk tidak mengoreksi Zizi ketika dia keliru dalam merespon pertanyaan saya. Sebaliknya, saya pun mengulang presentasi saya sehingga harapannya Zizi dapat memahami kesalahannya dan mengkoreksinya sendiri. Sejauh ini, Zizi mahir menyebutkan satu sampai tiga. Alon-alon ya Zi. Hehe.. Oia, Zizi juga sudah menemukan cara yang lebih cepat untuk mengenali angka. Sebelumnya dia menghitung jumlah strip setiap balok. Kali ini, dia menghitung sesuai urutan balok. Yeayy, ternyata banyak jalan menuju Roma ya, Zi.. 😉 #Harike10 #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs #Thinklogic Thanks for reading, wassalamu'alaikum..^^

Matematika? Siapa Takut #harike9

Assalamu'alaikum, hai.. Alhamdulillah hari ini kami kembali belajar angka melalui number rods. Meneruskan pembelajaran sebelumnya, kali ini kami belajar angka satu sampai enam. Alhamdulillah Zizi bersemangat belajar. Bahkan dia yang meminta belajar number rods ini. Padahal mulai sore ada kegiatan ibu-ibu Dharma Wanita di lapangan tenis dan dia bermain berkejaran dengan teman-temannya. Tenaga anak-anak memang seperti tidak ada habisnya. Hehe. Prosedur pembelajaran tetap seperti pengenalan awal. Kali ini, dia sudah mahir mengenali yang mana balok 1, 2, dan 3. Karena balok 4, 5, dan 6 masih baru, maka dia masih menghitung jumlah strip pada masing-masing balok tersebut. Ndak apa-apa, semua berproses. Yang terpenting Zizi belajar dengan gembira. #Harike9 #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs #Thinklogic Thanks for reading. Wassalamu'alaikum..^^

Matematika? Siapa Takut #harike8

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini, saya bangun dengan sederet to-do-list pekerjaan rumah semacam memasak dan cuci baju. Sekitar pukul delapan, mas penjual sayur lewat di depan rumah. Saya pun membeli tempe serta sayur untuk dimasak. Sembari menikmati sarapan, saya mulai mengatur pekerjaan mana yang harus dilakukan terlebih dahulu. Tiba-tiba, Bu Iful, tetangga baik hati nan sholehah, memberikan kabar via WhatsApp bahwa ada undangan makan siang di Borasi. Tentu, ini berarti ada ajakan untuk masak bersama juga. Waktu menunjukkan pukul sembilan saat itu dan kondisinya anak-anak belum mandi dan sarapan. Rencana pun buyarrr, hahahaa. Saya segera memberitahukan ke Zizi bahwa siang nanti ada acara di Borasi sehingga setelah mandi dan sarapan, kami harus segera ke sana. Usai anak-anak mandi dan makan donat, saya meminta tolong suami untuk mengantar saya ke Borasi. Iya, mereka sedang agak musuhan dengan nasi jadi yaaa makan donat saja. Sekitar pukul setengah sebelas, saya dan anak-a...

Matematika? Siapa Takut #harike7

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini Zizi menemani saya mengikuti acara pertemuan ibu-ibu dharma wanita (baca : arisan) di kantor ayahnya. Zizi selalu senang dengan acara ini karena di sini dia akan bertemu dengan anak-anak dari ibu-ibu lain. Jangan ditanya, seruuuu sekali suasananya. Ya, ketika saya bilang seru berarti di dalam kantor akan ada yang bermain kejar-kejaran, teriak-teriak, rebutan mainan, atau bermain petak umpet. Hehehe. Usai arisan, acara pindah di posyandu binaan dharma wanita di daerah Pasir Putih. Sayangnya ketika kami sampai di sana, ibu pembina posyandunya sedang tidak berada di tempat. Tak sampai lima menit, kami pun menuju tempat lain yaitu Mansinam Hotel and Resto yang dekat sekali jaraknya dengan posyandu Pasir Putih. Di Mansinam Hotel and Resto ini, anak-anak dan ibu-ibu dimanjakan dengan es krim. Sambil memyantap es krim, aneka gorengan juga hadir menyemarakkan suasana. Ada tempe goreng, tahu goreng, dan juga kentang goreng. Alhamdulillah, terima...

Matematika? Siapa Takut #harike6

Assalamu'alaikum, hai.. Di hari ke enam tantangan level enam ini, saya masih belum bisa meneruskan pengenalan angka kepada Zizi melalui number rods . Duhh, manajemen waktumasih harus diperbaiki nih. Hehehe. Sebagai gantinya, hari ini kami sedikit belajar matematika melalui wudhu. Ceritanya, malam menjelang tidur, seperti biasa saya mengajak Zizi sikat gigi. Setelahnya, Zizi memgungkapkan kalau dia ingin berwudhu. Oke deh. Saya pun membimbingnya sambil mengingatkan bahwa masing-masing gerakan dilakukan sebanyak tiga kali. Saya pun membantunya menghitung. Satu..dua..tiga..satu..dua..tiga.. Sebenarnya bisa dibawa ke konsep perkalian sih. Tetapi karena pengenalan angka pun masih belum lengkap, saya menyudahi saja sampai sini. Lagipula, malam semakin larut, sudah saatnya beristirahat. Hehehe.. *alasannn 😅 #Harike6 ##Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs #Thinklogic Thanks for reading , wassalamu'alaikum..^^

Matematika? Siapa Takut #harike5

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini Bu Kasub datang. Seperti biasa, kedatangan beliau selalu beserta oleh-oleh. Hehehe. Kali ini beliau membawakan kripik serta roti boi. Iya, roti bundar ber- toping kopi dengan isian mentega itu. Zizi senang sekali melihatnya. Zizi   : Wah, ini seperti roti awan ya, Buk. Ibuk : Iya ta? Zizi   : Iyaaa Ibuk : Ayo kita makan yuk. Eh, tapi dipotong-potong dulu saja yaa.. Zizi   : Iya.. Ibuk pun beranjak ke dapur. Zizi : Ibuk, dipotong seperti pizza ya, yang bentuk segitiga. *setengah berteriak karena dia tetap di ruang tengah Ibuk : Iyaa.. Lalu, ibuk kembali ke ruang tengah sambil membawa roti yang sudah dipotong menjadi delapan. Zizi : Wahhh, seperti pizza yaa.. *mata berbinar-binar seolah bertemu harta karun 😂 Ibuk : Iya, seperti pizza, segitiga. Zizi : Ini buat aku, ibuk, Thariq, ayah, aku, ibuk, Thariq, ayah. Wah, dapat dua ya, Buk. Ibuk : Iya. Ayok makan yuk. Bismillah.. Kami pun...

Matematika? Siapa Takut #harike4

Assalamu'alaikum, hai.. Agenda hari Ahad kami ada dua, belanja atau ke pantai. Stok telur sudah habis, waktunya belanja sebenarnya. Tetapi karena kami absen ke pantai beberapa pekan, maka kami memutuskan untuk ke pantai saja. Kami lebih senang ke pantai hari Ahad pagi karena kebanyakan masyarakat masih beribadah di gereja, yang berarti pantai sepiii serasa milik pribadi. Hehehe. Puas bermain air, kami mengisi perut sejenak di warung yang tersedia. Di tengah perjalanan pulang, dua anak kicik kami tertidur dengan nyenyaknya. Sepertinya kecapekan karena asyik bermain di pantai tadi. Jadi hari ini belajar apa? Belajar menikmati keindahan alam saja. Hehehe. Sebenarnya saya bisa memasukkan unsur matematika saat makan siang di pantai karena menunya adalah bakso. Tapi mungkin karena terlalu lapar, saya asyik saja makan dan menyuapi Thariq. 😅 #HariKe4 #Tantangan10Hari #Level6 #KuliahBunsayIIP #ILoveMath #MathAroundUs #Thinklogic Thanks for reading , wassalamu'ala...

Matematika? Siapa Takut #harike3

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini sebenarnya saya berencana melanjutkan pengenalan angka untuk Zizi. Tetapi karena satu dan lain hal, rencana tersebut tidak terlaksana.  Hawa-hawa akhir pekan. Hehehe. Menjelang tidur, Zizi ingin menggambar kupu-kupu. Awalnya sih dia meminta saya yang menggambarkan kupu-kupu untuknya, tetapi lagi-lagi saya menyemangatinya untuk menggambar sendiri. Alhamdulillah, dia mau. Saya menyiapkan kertas, sementara dia mengambil spidol. Ternyata, selain menggambar kupu-kupu, Zizi juga menggambar bunga matahari, awan, langit, dan juga rumput. Ibuk : Wah, ini kupu-kupunya jumlah sayapnya tidak sama ya. Zizi : Iya, berbeda. Ibuk : Yang kanan jumlahnya berapa? Ayo dihitung yuk. Zizi : 1..2..3..4..5..6..7..8 Delapan, Buk. Ibuk : Oke. Kalau yang kiri? Zizi : 1..2..3.. Tiga. Ibuk : Delapan dan tiga, lebih banyak yang mana ya, Zi? Zizi : Delapann!!! (sambil bersemangat menjawab) Ibuk : Yak betulll, lebih banyak delapan yaa. Bara...

Matematika? Siapa Takut #harike2

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini, saya mengajak Zizi berkenalan dengan angka 1, 2, 3, 4, dan 5. Saya menggunakan salah satu apparatus Montessori sebagai alat bantunya, yaitu number rods . Walaupun menggunakan apparatus Montessori, saya tidak menggunakan kaidahnya. Jadi bisa dibilang ini hanya Montessori Inspired saja. Hehehe. Kemarin, saya mengajak Zizi untuk menghitung jumlah kotak pada masing-masing batang. Selesai menghitung setiap batang, saya meminta dia mengulang jumlah kotaknya. Alhamdulillah, lancar. Lalu, saya bersemangat untuk mengenalkan simbolnya juga. Ternyata, Zizi masih agak bingung berpindah dari number rods ke simbol. Ekspresinya yng semula berbinar menjadi redup saat dia keliru menunjukkan simbol yang benar. Hmm, salah saya juga sih yang terlalu bersemangat. Hehehe. Oke, putar haluan daripada minat belajarnya meredup kembali. Saya kemudian meminta Zizi untuk membandingkan mana yang lebih besar antara batang "1" dan "2". Alhamd...

Matematika? Siapa Takut #harike1

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini sudah masuk tantangan level 6 kuliah Bunda Sayang IIP. Tantangan level 5 saya ndak lulus. Sedihh, tapi ya sudah, berikutnya harus lebih baik. Tema tantangan level 6 ini adalah menstimulus matematika logis. Pas banget nih, beberapa hari yang lalu sempat kepikiran buat ngenalin angka ke Zizi. Kalau penjelasan dari Mbak Putri, kayaknya lebih diarahkan untuk ber-DIY kali ini. Tapi yaa menyesuaikan saja lah nanti. Di hari pertama ini, kok yaa bangun pagi-pagi tiba-tiba Zizi inisiatif belajar matematika. Sambil masih berbaring malas-malasan di kasur, dia menata mobil-mobilannya di sebelahnya. Puas bermain, dia mengelompokkan mobil-mobilannya sesuai warnanya. Zizi : "Ibuk, lihat! Mobilku yang biru ada tiga, yang pink ada dua, yang merah ada dua, yang kuning ada satu." Ibuk : "Wah iya. Banyak sekali mobilnya ya." Zizi : "Iya lah." Ibuk : "Trus berapa yaa jumlah mobilnya? Ay...