Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Meningkatkan Minat Baca Anak #9

Assalamu'alaikum, hai... Masih dalam bulan literasi sebagai tantangan di kuliah Bunda Sayang IIP. Karena suami libur, saya mengajak beliau ke pasar untuk membeli ikan. Kami pergi ke pasar Sanggeng, pasar yang nempel dengan laut. Ketika saya konsentrasi memilih ikan, Zizi dan ayahnya beranjak ke laut untuk melihat kapal. Sayang lautnya tidak jernih, jadi kurang bagus di foto. Hehe. Setelah berkeliling, saya menjatuhkan pilihan pada sepaket ikan yang dihargai seratus lima puluh ribu rupiah. Sepaketnya terdiri dari ikan kerapu, ikan kakap, dan entah satu lagi ikan apa saya kurang dengar ketika mama penjualnya menyebutian namanya. Yaweslah yang penting ikan segar kan. Terbayang betapa empuk dagingnya kala dimasak kuah kuning. Hmmm. Sembari menunggu mama membersihkan ikan-ikan tersebut, saya melihat ada gurita di lapak mama. Wah, penasaran kepingin mencoba. Tapi sungkan sama pak suami karena belanja di luar budget, wakakakk. Akhirnya hanya melihat sambil berharap kapan-kapan kalau ...

Menstimulasi Minat Baca Anak #3

Assalamu'alaikum, hai.. Salah satu buku anak favorit saya adalah bukunya Mbak Amalia Kartika Sari yang berjudul Allah Selalu Ada Untukku. Buku ini satu dari beberapa buku yang sukses membuat emosi saya bercampur aduk saat membacanya. Kadang malah bikin intonasi berubah karena saya menahan haru. Iya, saya memang agak cengeng, yang mana hal ini menurun ke Zizi. Hehehe.. Melalui buku ini, saya juga bisa membantu Zizi untuk mengenali berbagai emosi. Langkah awalnya sih dengan mengajaknya menebak emosi apa yang tergambar pada raut wajah yang ada dalam buku tersebut. Berikutnya, kami mendiskusikan apa yang kira-kira dirasakan ketika mengalami emosi tersebut. Buku ini juga membantu saya dalam mengenalkan kepada anak-anak bahwa walaupun kami tidak bersama mereka, Allah selalu menjaga mereka. Allah juga akan selalu mengawasi mereka. Ini menurut saya penting dilakukan mengingat tantangan jaman sekarang yang luar biasa bagi perkembangan anak. Seperti yang kita tahu, isu-isu porno...

Meningkatkan Minat Baca Anak #2

Assalamu'alaikum, hai.. Hari ini, kami sekeluarga bangun kesiangan. Hahaha. Padahal ada agenda mingguan ke pasar. Ya sudahlah, sarapan seadanya. Persiapan ini itu lalu berangkattt. Di tengah perjalanan, pak suami ingat bahwa hari ini ada acara donor darah di masjid tempat beliau biasa sholat Jumat. Karena beliau sudah lama tidak donor, saya menawarkan untuk mampir terlebih dahulu. Okee, tujuan berubah. Tak disangka, pendonor diharuskan tes kesehatan terlebih dahulu. Tes kesehatan dilakukan di situ juga sih. Jadi semacam rangkaian prosesnya. Alhamdulillah rejeki, bisa tes gula darah, kolesterol, dan asam urat gratis. Sayangnya, karena kami datangnya terlambat, usai dites, donor darah sudah ditutup. Hahahaaa. Petugas menyarankan untuk donor darah di kantor PMI langsung. Baiklah, mari kita agendakan. Trus rejeki lagi, ternyata ada acara makan-makan. Alhamdulillah kami sekeluarga makan siang gratis berlauk rawon, makanan yang lamaal sekali tidak dijumpai di sini. Alhamduli...

Meningkatkan Minat Baca Anak #1

Assalamu'alaikum, hai.. Setelah sekian lama blog ini vakum, hehe, alhamdulillah hari ini masuk ke hari pertama tantangan kuliah Bunda Sayang Level 5 yang mengangkat tema sesuai judul postingan ini. Iya, bisa dibilang ini adalah bulan literasi. Alhamdulillah pindahan kemarin tidak lupa membawa serta beberapa buku Zizi. Memang buku tidak harus berbentuk fisik buku sih, bisa juga ebook . Tapi kalau saya ndak megang fisiknya kok rasanya kurang mantap gitu. Apalagi saya dan suami bersepakat untuk membatasi interaksi Zizi dengan handphone atau tablet . Jadi ya mau ndak mau harus menyediakan buku. Di hari pertama ini, buku sudah disiapkan. Zizi yang memilihnya sendiri. Sayangnya adik Thariq sedang agak rewel karena mengalami ruam popok. Buku yang semalam sudah terbaca beberapa halaman, hari ini tergeletak tak tersentuh. Malamnya, kami pergi ke dokter untuk memeriksakan Thariq. Ternyata, adik Thariq mengalami alergi. Oalah, pantesan diberi lotion untuk ruam kok ndak terlalu ngefe...