Langsung ke konten utama

Posesif

Sejak awal, saya menyayangi lelaki ini. Kalau kata orang, inilah love at the first sight. Matanya, mulutnya, hidungnya, masyaaAllah begitu menarik hati.

Lelaki ini pun senang sekali jika saya ada di dekatnya. Dia sering kali menatap lekat mata saya, sambil tersenyum manis. Ahh, sungguh menawan hati.

Tetapi, lelaki ini tidak mau ditinggal sendiri. Sepanjang hari, dia minta ditemani. Kegiatan makan, minum, dan ke kamar mandi pun harus saya lakukan dalam tempo yang cepat sekali.

Alhamdulillah, dia agak tenang di malam hari. Kadang ia terbangun, tetapi kemudian tidur kembali ketika saya memberinya ASI. Ya, lelaki kecil yang sangat posesif ini bernama Thariq, putra kedua keluarga kami. :)

Kadang, keposesifan Thariq membuat saya rindu menggendong Zizi. Pun memeluk Zizi saat dia tidur. Ada malam menyedihkan ketika Zizi yang saat itu pilek ngelindur merintih karena hidungnya mampet, tetapi saya ndak bisa memeluk atau sekedar mengelus punggungnya karena sedang menyusui Thariq.

Ahh..sudah lamaaa sekali rasanya kita ndak tidur kruntelan lagi ya, Zi  :') Sabarr ya Nduk, masa ini akan segera berlalu. Saat masa itu tiba, yuk kita kruntelan berempat bareng Ayah juga. ;)

Komentar