Sebagai makhluk sosial, berkomunikasi adalah salah satu hal yang biasa kita lakukan. Tetapi, apakah komunikasi kita selama ini telah produktif?
Alhamdulillah, saya banyakkkk sekali belajar hal baru tentang komunikasi kepada suami, orang tua, serta anak. Itu nulisnya sampai huruf k-nya lebih dari satu. Hehe. Kaidah-kaidah komunikasi yang disampaikan dalam materi saya praktekkan sedikit demi sedikit dalam kehidupan. Adakalanya berhasil, namun tidak jarang juga hasilnya nihil. Tetapi, bukankah setiap orang senantiasa berproses? 😉
Selain merasakan bahwa komunikasi berjalan dengan lancar, materi pertama ini juga membuat saya menjadi lebih "maklum" terhadap suami. Loh kok bisa? Yaaa karena saya seolah dibuka pikirannya bahwa suami, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, adalah pribadi yang telah terwarnai dengan pengalaman serta pemahaman yang mungkin berbeda dengan kita. Tapi, bukankah pelangi menjadi indah karena tersusun atas beragam warna yang berbeda? 😉
Oia, di tantangan ini saya juga semakin meyakini bahwa menjaga keistiqomahan itu tidak semudah memulainya. Hahaha. Dari 17 hari tantangan, saya hanya mampu mengerjakan sebanyak 10 tantangan, yang mana ini adalah standar minimal lulus. Hahahaaa. Yuk ahh, berusaha lebih baik lagi untuk tantangan berikutnya.
Bagi saya, tantangan Komunikasi Produktif ini adalah sebuah awalan manis untuk menjadi ibu yang disayang keluarga. 😊
#aliranrasa
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kelasbundasayang
#institutibuprofesional
Komentar
Posting Komentar