Melanjutkan latihan kemandirian kemarin, hari ini alhamdulillah bangun paginya Zizi tanpa drama. Usai bangun, dia minta sarapan. Saya segera menyiapkan sereal, buah pear, dan mangkuk, lalu menyajikannya di mangkuk. Saya memberikan padanya sambil berkata, "Yuk, maem sendiri lagi. Mbak Zizi bisa ya."
Sambil masih sedikit bermalas-malasan, dia menyuapkan sendok ke mulutnya. Setelah sereal berpindah ke mulutnya, dia berjalan kembali ke tempat tidur di sisi televisi. Hezzzz, saya sedikit kesal melihatnya, tetapi berusaha untuk tidak marah. Alih-alih, saya terus menyemangatinya, "Ayo Mbak Zizi bisa maem sendiri. Maem itu duduk, bukan berbaring."
Waktu berlalu, sudah hampir satu jam dan makanannya belum habis juga. Kalau dibiarkan, makanannya bisa berubah rasanya. Mau saya bantu, saya bimbang karena berarti apa yang saya usahakan akan gagal. Huffh.. Lalu, saya mengambil mangkuknya dari meja. Saya mendekati Zizi, saya angkat mangkuk itu mendekati posisinya sambil berkata, "Yuk, maem. Ini, Zizi yang mengambil makanannya."
Alhamdulillah Zizi mau menyuapkan makanannya sendiri. Nggak apa-apa deh mengalah, pikir saya. Toh dia sudah mau makan dengan tangannya sendiri, walaupun saya harus membawakan mangkuknya ke tempatnya. Lalu, kurang satu suapan dan dia mogok. Akhirnya saya yang menyuapkan makanan ke mulutnya. Ndak apa-apa ya, Nduk. Kita berproses bersama.
Setelah makan, saya mengajak Zizi mandi. Ketika mandi, lagi-lagi dia sedang ingin bermanja-manja. Dia tidak mau mencoba mandi sendiri seperti kemarin. Ketika saya mengguyurkan air dan memberinya sabun, dia malah asyik bermain ikan di kamar mandi. Tetapi alhamdulilah dia mau menyikat giginya sendiri. Pun ketika berganti pakaian juga alhamdulillah tanpa drama.
Semua berproses ya, Nduk. InsyaaAllah besok kita bisa lebih baik lagi. 😉
#Harike2
#GameLevel2
#Tantangan10Hari
#KelasBundaSayang
#MelatihKemandirian
#InstitutIbuProfesional
Komentar
Posting Komentar