Langsung ke konten utama

#CeritaZizi : Pijatan Pengantar Tidur

Hari ini, ayah mengantar mbahkung ke Ngerong. Katanya, ada keperluan orang dewasa dan anak-anak kecil tidak boleh ikut. Mas Azka bersekolah. Alhamdulillah Mbak Riefa belum bersekolah sehingga aku bisa puas bermain bersamanya.

Ayah pulang siang menjelang sore. Aku senang sekali ketika ayahku pulang. Aku pun meminta dimandikan ayah. Ayah juga mencuci rambutku. Rasanya geli ketika air dari pancuran diarahkan ke kepala dan badanku. Selesai mandi, aku memakai baju lalu bermain dengan Mas Azka dan Mbak Riefa.

Selepas Isya', aku mulai mengantuk. Adek Thariq sudah tertidur pulas di kamar sehingga ibu menawarkan untuk memijatku. Tentu saja aku mau, tetapi tidak di kamar melainkan di depan tv. Sembari memijat, ibu menanyakan apa saja kegiatanku hari ini. Tak lama kemudian Mas Azka datang. Ibuku menawarkan untuk memijatnya. Seperti aku, Mas Azka pun dengansenang hati mengiyakan.

Ketika ibu sedang memijat mas Azka, aku merasa lapar. Akhirnya aku meminta ayah untuk menyuapiku. Iya, sejak ayah pulang, aku menjadi sedikit manja. Hehehe. Sembari makan, aku meminta ibu untuk membacakan sebuah buku. Jadilah akhirnya kami bertiga berkegiatan bersama malam itu, yaitu mendongeng. Ibu yang membaca buku, ayah yang mempersiapkan perlengkapan dan menyuapiku, sedangkan aku tentu saja yang duduk manis sambil mengunyah dan mendengarkan.

Ibu membaca buku tentang asyiknya diajak jalan-jalan ke kota. Dari buku itu, aku jadi tahu bagaimana adab naik dan turun kendaraan, bagaimana bersikap ketika naik tangga-berjalan di pusat perbelanjaan, dan juga bagaimana agar tidak terpisah dari ibu. Wah, aku jadi tahu beberapa hal baru.

Terima kasih ibu dan ayah yang sudah bersabar dan menemaniku sepanjang waktu.


#HariKe8
#Tantangan10Hari
#KuliahBundaSayang
#GameLevel3
#FamilyProject
#MyFamilyMyTeam

Komentar