Assalamu'alaikum, hai...
Mau menuliskan pengalaman hari ke 3 pengamatan gaya belajar Zizi nih.
Kemarin, pagi-pagi sebelum ke kantor, ayah menyetrika baju. Zizi yang sudah bangun langsung ikut mendampingi. Ayah pun memperlihatkan uap yang keluar dari setrikanya.
Zizi : "Wah, Ayah, ada asap."
Ayah : "Bukan asap, Zi, itu uap."
Zizi : "Uap? Tapi seperti asap."
Ayah : "Iya, seperti asap, tapi berbeda."
Ayah pun melanjutkan kegiatannya. Zizi nampak ingin melihat lebih dekat setrika itu. Ayah segera mengingatkannya untuj menjauh sedikit karena ada potensi bahaya terkena setrika yang panas.
Saat digunakan, terdengar bunyi "cessss", serupa dengan suara yang terdengar ketika bis atau truk direm.
Zizi : "Wah, suaranya seperti bus."
Saya yang sedari tadi hanya diam mengamati sambil menyusui adek Thariq tidak bisa tidak tertawa mendengar komentarnya karena saya pun setuju dengan apa yang dikatakan Zizi. Ayahnya hanya tertawa.
Usai menyetrika, ayah menghabiskan air yang ada di tangki setrika dengan cara mengubahnya menjadi uap. Wah, mata Zizi pun semakin berbinar melihat banyaknya uap yang muncul. Mulutnya tak henti berceloteh.
Siang harinya sebelum tidur, ia bertanya kepada saya tentang uap yang dilihatnya tadi. Sepertinya masih ada yang ingin ia ketahui.
Zizi : "Ibuk, tadi aku lihat asap banyak pas ayah menyetrika."
Ibuk : "Uap, Nak, bukan asap. Memang terlihat seperti asap, tapi berbeda."
Zizi : "Uap itu apa sih, Buk?"
Ibuk : "Uap itu berasal dari air yang dipanaskan. Air kalau dipanaskan akan mendidih, lalu berubah menjadi titik-titik air. Kecil-kecil airnya, kelihatannya seperti asap. Kalau uap basah, kalau asap kering."
Zizi : "Hooo begitu yaa."
Saya belum tau apakah penjelasan saya dapat dia mengerti atau tidak, tetapi karena ia tidak lagi bertanya, saya berasumsi bahwa dia mengerti. Hehehe.
#Harike3
#Tantangan10Hari
#GameLevel4
#GayaBelajarAnak
#KuliahBunSayIIP
Thanks for reading, wassalamu'alaikum... :)

Komentar
Posting Komentar