Langsung ke konten utama

Meningkatkan Minat Baca Anak #9

Assalamu'alaikum, hai...

Masih dalam bulan literasi sebagai tantangan di kuliah Bunda Sayang IIP. Karena suami libur, saya mengajak beliau ke pasar untuk membeli ikan. Kami pergi ke pasar Sanggeng, pasar yang nempel dengan laut. Ketika saya konsentrasi memilih ikan, Zizi dan ayahnya beranjak ke laut untuk melihat kapal. Sayang lautnya tidak jernih, jadi kurang bagus di foto. Hehe. Setelah berkeliling, saya menjatuhkan pilihan pada sepaket ikan yang dihargai seratus lima puluh ribu rupiah. Sepaketnya terdiri dari ikan kerapu, ikan kakap, dan entah satu lagi ikan apa saya kurang dengar ketika mama penjualnya menyebutian namanya. Yaweslah yang penting ikan segar kan. Terbayang betapa empuk dagingnya kala dimasak kuah kuning. Hmmm. Sembari menunggu mama membersihkan ikan-ikan tersebut, saya melihat ada gurita di lapak mama. Wah, penasaran kepingin mencoba. Tapi sungkan sama pak suami karena belanja di luar budget, wakakakk. Akhirnya hanya melihat sambil berharap kapan-kapan kalau ke sana lagi, semoga ada lagi guritanya. Hehehe. Usai membeli ikan, tak lupa saya membeli bumbu-bumbu untuk keperluan memasak.

Usai ke pasar, kami mampir ke penjual degan. Saya secara khusus meminta suami mampir ke sini karena beberapa waktu yang lalu adik Thariq alergi setelah makan udang. Sudah pergi ke dokter dan sudah membaik. Tetapi kok rasanya akan lebih afdol kalau minum air degan ya. Perasaan saya saja sih sepertinya ini. Hehe. Lagipula, mbak Zizi juga perlu minum air degan karena tubuhnya menunjukkan tanda-tanda alergi ayam : di wajahnya ada bisul serupa jerawat. Sayangnya ketika kami sampai di sana, adek Thariq tertidur pulas. Yowes lah diminum sana buat kami bertiga, plus bungkus satu buat adek Thariq. Cukup lama kami andok di penjualnya sembari berbincang ini dan itu. Ketika akan pulang, adik Thariq bangun. Alhamdulillah. Yaweslah langsung disodori air degan. Setelah habis, kami pulang.

Di rumah, saya langsung menuju dapur untuk membersihkan sekaligus memasak ikan-ikan yang telah dibeli tadi. Sekitar satu jam uprek di dapur, akhirnya masakan kelar. Alhamdulillah suami dan anak-anak lahap makannya. Padahal tadi ketika masak kayaknya ada kesalahan SOP sehingga menurut saya rasanya ndak seenak biasanya. Tapi karena para konsumen puas ya wes lah. Hehehe.

Usai makan, kami ngobrol sebentar lalu beristirahat. Mbak Zizi lalu menyodorkan buku berjudul Aku Mau Menggosok Gigi terbitan Bestari. Alhamdulillah Mbak Zizi sudah mau menggosok gigi sendiri, tapi entah kenapa dia selalu menikmati buku ini. Mungkin karena dialog dalam buku ini yang menurut saya lumayan ekspresif. Atau mungkin juga karena di sela-sela membaca, ada halaman tebak-tebakan yang bisa dimainkan. Dan seperti biasa, kala Mbak Zizi asyik bersama ibu, Dek Thariq selalu ikut menghampiri kami. Hehehe.

#Harike9
#GameLevel5
#Tantangan10Hari
#KuliahBunsayIIP
#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Thanks for reading, wassalamu'alaikum ^^

Komentar