Assalamu'alaikum, hai..
Hari ini Zizi menemani saya mengikuti acara pertemuan ibu-ibu dharma wanita (baca : arisan) di kantor ayahnya. Zizi selalu senang dengan acara ini karena di sini dia akan bertemu dengan anak-anak dari ibu-ibu lain. Jangan ditanya, seruuuu sekali suasananya. Ya, ketika saya bilang seru berarti di dalam kantor akan ada yang bermain kejar-kejaran, teriak-teriak, rebutan mainan, atau bermain petak umpet. Hehehe.
Usai arisan, acara pindah di posyandu binaan dharma wanita di daerah Pasir Putih. Sayangnya ketika kami sampai di sana, ibu pembina posyandunya sedang tidak berada di tempat. Tak sampai lima menit, kami pun menuju tempat lain yaitu Mansinam Hotel and Resto yang dekat sekali jaraknya dengan posyandu Pasir Putih.
Di Mansinam Hotel and Resto ini, anak-anak dan ibu-ibu dimanjakan dengan es krim. Sambil memyantap es krim, aneka gorengan juga hadir menyemarakkan suasana. Ada tempe goreng, tahu goreng, dan juga kentang goreng. Alhamdulillah, terimakasih jamuannya, Bu Kasub.
Puas makan, kami pun beranjak pulang. Dalam perjalanan pulang ini, saya ikut diajak mengantar Bu Abdul pulang. Yeayyy, eksplorasi Manokwari lagi karena saya belum pernah ke daerah ini. Medan perjalanan yang berbelok-belok mengingatkan saya pada jalur Batu-Pujon, mirip tetapi kali ini lebih pendek dan menanjak. Di sekitar perumahannya juga masih banyak pepohonan. Bahkan di beberapa daerah mirip dengan hutan. MasyaaAllah kekayaan alam yang sepatutnya dijaga.
Sekitar pukul 3 sore, kami sampai di rumah. Karena Zizi tidak tidur siang, tentu saja dia mulai mengantuk. Saya lalu memasak air untuk memandikan dia dan Thariq. Usai mandi, Zizi bermain mobil-mobilan. Matanya sudah tinggal 10 watt. Saya segera menghubungi ayahnya, meminta beliau segera pulang jika pekerjaan telah selesai dan mampir di warung lalapan untuk membeli makanan. Iyak betul pemirsah, kerempongan di pagi hari membuat memasak tidak menjadi prioritas utama hari ini. Hehe.
Sambil menunggu ayahnya anak-anak, saya pun menemani anak-anak bermain. Detik demi detik berlalu, mata yang semula 10 watt itu semakin meredup. Waduh, pusing kepala emak karena makanan belum juga ada. Akhirnya pakai jurus andalan yaitu mie instan. Hahaha. Maaf yaaa, anak-anak.
Jadii, belajar apa hari ini? Tidak sempat belajar tentang matematika dengan saya, tetapi Zizi belajar berinteraksi dengan banyak orang. Dia mulai mau terpisah dengan saya terbukti dari sempat beda mobil ketika kami berangkat ke posyandu. Iya, dia dengan asyiknya mengikuti temannya langsung masuk di salah satu mobil tanpa melihat saya masuk di mana. Hahaha. Saya lihat juga cengeng nya berangsur-angsur berkurang. Alhamdulillah, sudah semakin beradaptasi ya, Nduk..
![]() |
| Zizi mana yaaa? 😁 |
#HariKe7
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic
Thanks for reading, wassalamu'alaikum.. ^^

Komentar
Posting Komentar