Assalamu'alaikum, hai..
Hari ini, saya bangun dengan sederet to-do-list pekerjaan rumah semacam memasak dan cuci baju. Sekitar pukul delapan, mas penjual sayur lewat di depan rumah. Saya pun membeli tempe serta sayur untuk dimasak. Sembari menikmati sarapan, saya mulai mengatur pekerjaan mana yang harus dilakukan terlebih dahulu. Tiba-tiba, Bu Iful, tetangga baik hati nan sholehah, memberikan kabar via WhatsApp bahwa ada undangan makan siang di Borasi. Tentu, ini berarti ada ajakan untuk masak bersama juga. Waktu menunjukkan pukul sembilan saat itu dan kondisinya anak-anak belum mandi dan sarapan. Rencana pun buyarrr, hahahaa. Saya segera memberitahukan ke Zizi bahwa siang nanti ada acara di Borasi sehingga setelah mandi dan sarapan, kami harus segera ke sana.
Usai anak-anak mandi dan makan donat, saya meminta tolong suami untuk mengantar saya ke Borasi. Iya, mereka sedang agak musuhan dengan nasi jadi yaaa makan donat saja. Sekitar pukul setengah sebelas, saya dan anak-anak pun meluncur ke Borasi. Sampai di sana, saya dan Thariq menuju dapurnya Bu Raul, sedangkan Zizi main dengan Khalid.
Menu makanan kali ini sedikit berbeda dengan biasanya, yaitu ayam taliwang dan plecing kangkung. Keduanya adalah makanan khas daerah Lombok. Rupanya, ini dikarenakan ada tamu dari DWP Sorong yaitu Bu Nur yang asli Lombok. Tanpa melupakan anak-anak, kami juga memasak ayam goreng serta udang goreng untuk mereka.
Sekitar pukul setengah satu, makanan telah siap. Bapak-bapak dan ibu-ibu di kantor pun mulai berdatangan. Alhamdulillah, semua menikmati makanan dengan keringat dan bibir merah karena rasanya yang, menurut saya, luar biasa pedassss. Tetapi pedas yang enak. Kalau ndak ndak ingat ada anak yang harus disuapin, kayaknya saya nambah lagi tuh makannya. Hehehe.
Sekitar pukul dua, kami mulai membereskan sisa-sisa acara. Alhamdulillah, hujan turun dengan derasnya. Usai beres-beres dan berbincang sejenak, saya dan Bu Iful pun pamit pulang. Kami bareng dengan Bu Kasub naik mobil karena hujan semakin deras. Sampai di rumah, anak-anak segera saya mandikan dengan air hangat karena sempat kehujanan.
Sama seperti hari sebelumnya, hari ini Zizi tidak belajar matematika dengan saya. Lagi-lagi ia mengembangkan kemampuan bersosialisasinya, seperti belajar bergiliran, belajar berbagi, serta belajar menahan emosi. Yuk, besok kita atur waktu lebih baik lagi ya, Zi, supaya agenda pengenalan angka tak lagi hanya menjadi angan-angan yang tak kunjung terjadi.
#harike8
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIIP
#ILoveMath
#MathAroundUs
#Thinklogic
Thanks for reading, wassalamu'alaikum..^^
Komentar
Posting Komentar