Langsung ke konten utama

Bermain Peran

Assalamu'alaikum, hai..

Siang ini, Zizi ribut ketika mendengar tetangganya keluar rumah. Dia ingin ikut serta bermain. Karena makanan untuk makan siang sudah siap, saya tak ragu membukakan pintu untuknya. Tak lupa, si adek Thariq pun turut serta.

Sambil membawa mobil-mobilan miliknya, Zizi pun mulai mengatur teman-teman agar mau bermain sesuai dengan kehendaknya. Iya, dia ini semacam sutradara kala bermain dengan siapapun. Pun, yang dimainkan biasanya tokoh acara televisi yang baru saja disaksikannya, seperti Ipin dan Puin, Omar Hana, Nussa Rara, dll. Agar hafal dialog para tokoh tersebut, sering dia melihat acara televisi favoritnya berkali-kali. Alhamdulillah, Zizi kelihatan berbakat dalam hal menginga, sesuatu yang tidak dimiliki oleh kedua orang tuanya. Atau apa karena faktor umur ya hingga jadi pelupa. Hehehe.

"Hei, aku yang jadi Upin, kamu yang jadi Kak Ros ya."
'Buk, Zizi mau jadi Hana. Kan Hana ngasi kue ulang tahunke ayahnya. Mana ayahnya? Ibuk yang jadi ayahnya yaa."

Kira-kira begitulah diksinya ketika Zizi menjadi sutradara. Suatu hari bahkan salah satu teman kerja ayahnya sampai menirukan gaya tersebut, saking khas-nya dan saking seringnya beliau mendengarnya kala Zizi bermain di kantor ayahnya. Hehehe.

Beberapa bulan yang lalu, Zizi sempat kami ikutkan salah satu tes bakat berdasarkan sidik jari. Berdasarkan hasil tes tersebut, bermain peran merupakan salah satu bakatnya. Kalau diingat-ingat, sepertinya bahkan ini adalah salah satu hobinya. Hehehe.. Apapun itu, semoga kamu bisa memberikan manfaat untuk sesamamu, Nak. :)

#HariKe2
#Tantangan10Hari
#Level7
#KuliahBunsayIIP
#SemuaBintang

Thanks for reading, wassalamu'alaikum..^^

Komentar