Assalamu'alaikum, hai..
Semalam, Zizi mengajak saya bermain peran sebagai penjual dan pembeli. Saya sebagai penjual, Zizi dan Thariq sebagai pembeli. Demi memaksimalkan perannya bahkan dia minta ijin untuk memakai tas saya. Hahaha. Sayang kemarin tidak sempat saya dokumentasikan. Benda yang diperjualbelikan adalah bola. Karena Thariq secara tidak sengaja menemukan uang pecahan kecil kembalian saat saya berbelanja, maka kami pun bermain dengan menggunakan uang betulan. Itung-itung untuk memperkenalkan Zizi pada uang.
Zizi : Ayo, Nak, kita ke mall. Kita naik lift dulu ya.
(Si adek pun ikut saja di samping mbaknya)
Zizi : Mau beli bola ini.
Ibu : Oiya, itu harganya sepuluh ribu.
Zizi : Ini uangnya (sambil menyerahkan kepada saya satu lembar uang dua ribu rupiah)
Ibu : Sebentar. Coba ke sini. Ini angka berapa?
Zizi : Enol dua (Zizi kadang masih sering keliru membedakan antara arah membaca angkaserta huruf alfabet dan huruf hijaiyah)
Ibu : Dibaca dari kiri, Zi. Ini dua..
Zizi : Trus enol (sahutnya, bersemangat)
Ibu : Iya, betul. Enolnya ada tiga. Ayo coba dihitung.
Zizi : Satu.. Dua.. Tiga.. (Zizi mengeja sambil menunjuk angka nol-nya)
Ibu : Nah, kalau enol nya tiga disebut ribu. Karena ada angka dua, berarti ini dua ribu. (Saya berusaha menjelaskan walau Zizi masih nampak tidak terlalu paham. Hehe).
Ibu : Bolanya harganya sepuluh ribu. Uangnya Zizi dua ribu. Sepuluh ribu dan dua ribu lebih besar mana?
Zizi : Emmmmm...
Ibu : Eh, maaf. Pertanyaannya ibuk ganti yaa. Kalau sepuluh dan dua, mana yang lebih besar?
Zizi : Sepuluhh..
Ibu : Betul, sepuluh lebih besar daripada dua. Berarti, sepuluh ribu juga lebih besar daripada dua ribu. Uangnya Zizi masih kurang, jadi ndak bisa beli bolanya.
Zizi : Oke, aku mau nabung dulu ya.
Ibu : Sippp.
Beberapa saat kemudian, Zizi kembali ke saya lagi sambil menyerahkan uang dua ribuan-nya.
Ibu : Ini masih dua ribu. Butuh lima lembar uang yang seperti ini untuk bisa beli bolanya. Besok saja belinya. Sabar dulu, nabung dulu.
Zizi : Aku maunya sekarang.
Iyakk, mulai ngeyelannya. Hahaha. Alhamdulillah adiknya lagi-lagi menemukan uang. Kali ini dua lembar lima ribuan dan selembar dua puluh ribuan.
Ibu : Oke, dua lembar lima ribuan ini berarti sepuluh ribu. Ini bolanya. Uangnya buat ibu yaa..
Zizi : Iya.. Ayo, Nak, kita pulang. (Zizi pun berlalu seraya mengajak adiknya)
#Harike2
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
Thanks for reading, wassalamu'alaikum..^^
Komentar
Posting Komentar