Assalamu'alaikum, hai..
Karena habis pindahan, kondisi rumah masih seperti kapal pecah. Apalagi di rumah yang baru tidak ada perkakas sama sekali, baik meja maupun rak. Alhasil, kardus-kardus pindahan masih memenuhi rumah. Sebagian besar masih terisi barang-barang. Saya sih sudah membiasakan diri dengan kondisi ini. Mau bagaimana lagi yakan. Daripada kita sibuk beres-beres tapi ujung-ujungnya masih taro sana sini karena belum ada meja ataupun rak yaweslah seloww dulu. Hehe. Walo demikian, karena barang-barang yang dibawa dari Manokwari juga tidak begitu banyak, saya masih ingat dimana letak barang ini dan barang itu. Dan untuk mengurangi kesemrawutan kondisi ini, beberapa mainan anak-anak sengaja tidak saya keluarkan. Hehehe..
Tapi yang namanya anak-anak, daya ingin tahu dan jelajah mereka masih tinggi. Begitupun Zizi. Semalam, dia membongkar salah satu kardus pindahan. Sebenarnya ndak niat mencari barang sih kayaknya, hanya untuk memuaskan keingintahuannya saja. Tetapi dari kegiatan bongkar-bongkarnya itu alhamdulillah celengannya ketemu. Iya, celengan itu sengaja digunakan untuk diisi uang yang nantinya akan dibelikan tas sekolah Zizi. Saya sudah lupa kapan terakhir kali celengan itu diisi, saking lamanya absen. Tapi insyaaAllah mulai besok akan diperdayagunakan lagi celengannya.
Sekarang tinggal memikirkan bagaimana prosedur pemberian uang ke Zizi mengingat dia belum mendapat uang saku.
#Harike3
#KuliahBunsayIIP
#Tantangan10Hari
#Level8
#RejekiItuPastiKemuliaanHarusDicari
#CerdasFinansial
Thanks for reading, wassalamu'alaikum..^^
Komentar
Posting Komentar